Benjolan Payudara Yang Tidak Berbahaya

Benjolan Payudara Yang Tidak Berbahaya >>> Khawatir,demikianlah rasa yang akan menghinggapi seorang wanita ketika menemukan benjolan di sekitar payudara karena pikirannya akan langsung terpusat kepada suatu penyakit mematikan yakni kanker.Kanker payudara memang ditandai adanya benjolan di dada. Namun, tak semua benjolan berujung pada vonis kanker.

benjolan payudara yang tidak berbahaya

Ahli bedah payudara di Colchester Hospital University NHS Foundation Trust yakni Simon Marsh mengatakan bahwa ada beberapa penyebab timbulnya benjolan di payudara,Semua tergantung bentuk dan ukurannya.

Sementara itu dari fakta yang ada hanya sekitar 15%, timbulnya benjolan di payudara yang disebabkan atau berkembang menjadi kanker.Untuk itu bagi anda yang saat ini menemukan benjolan disekitar payudara anda maka anda tidak perlu khawatir.Namun alangkah baikknya apabila anda segera mengkonsultasikan dan memeriksakan diri kepada dokter sehingga anda bisa terhindari dari hal-hal buruk yang dapat saja terjadi.

Benjolan Payudara Yang Tidak Berbahaya

Dan berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab timbulnya benjolan di payudara yang tidak berbahaya yakni :

1. Penggumpalan Lemak

Benjolan ini biasanya sangat keras, mirip kanker. Terkadang juga terasa menyakitkan. Jika muncul setelah terjadi benturan dan memar, bisa dipastikan hanya penggumpalan lemak. “Karena pembengkakan, jaringan lemak menjadi keras dan membentuk benjolan,” ujar Marsh.

Ukurannya sekitar dua sampai tiga sentimeter. Penyembuhannya memerlukan pengangkatan jaringan inti. Setelah dikonfirmasi sebagai penggumpalan lemak, benjolan itu akan hilang secara perlahan.

2. Kista Payudara

Jika ada benjolan yang muncul tiba-tiba, bisa jadi itu kista. Bisa muncul hanya dalam waktu semalam, seperti kantong penuh cairan. Jika disentuh, terasa licin namun menyakitkan. Biasanya, kulit di sekililingnya berwarna merah.

Ini umum terjadi pada wanita berusia 40 sampai 60 tahun. Kemungkinan karena kadar hormon yang mengubah tekstur jaringan payudara. Ini juga bisa terjadi pada wanita menyusui. Meski benjolan ini bisa dikeringkan, ada baiknya diperiksa lebih intensif karena kista bisa menyamarkan kanker.

3. Lipoma

Sel lemak yang mengumpul di bawah kulit bisa menyebabkan benjolan kecil. Benjolan ini tidak menyakitkan, jika disentuh terasa licin dan lembut. Tak hanya di payudara, lipoma juga bisa muncul di bagian tubuh manapun kecuali telapak tangan serta kaki.

Lipoma yang berukuran kecil, sekitar satu sampai dua sentimeter, cukup dibiarkan saja karena tidak berbahaya. Namun jika itu bertumbuh, perlu diangkat karena bisa menekan struktur organ lain di sekitarnya.

4. Abses Payudara

Abses payudara bisa terjadi ketika bakteri dari mulut bayi yang masih minum ASI masuk ke jaringan payudara dan menyebabkan infeksi. Ukurannya bervariasi, bisa lima sampai 10 centimeter. Berupa benjolan kecil dengan nanah.

Pengobatannya bisa dilakukan di klinik, dengan mengeluarkan nanah menggunakan jarum. Karena kecenderungannya untuk kambuh, proses penyembuhan abses perlu diulang beberapa kali.

5. Phyllodes Tumor

Benjolan ini mirip dengan fibroadenoma, berbentuk bulat dan seperti bergerak di bawah kulit. Ukurannya rata-rata dua sampai lima sentimeter. Ini terbentuk dari jaringan kelenjar dan ikat yang fungsinya menyangga payudara.

Umumnya, benjolan ini ditemukan di bagian atas payudara, dekat dengan ketiak. Benjolan ini tidak akan menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatannya harus melalui operasi pengangkatan.

6.Adenoma Payudara

Bentuknya kaku dan umumnya terletak di sekitar puting. Kalaupun bertumbuh, ukurannya tidak akan lebih besar dari kelereng. Benjolan ini terkadang menyakitkan. Terbentuk dari gumpalan sel-sel kelenjar yang menghasilkan susu pada wanita menyusui.

Perlu pemeriksaan intensif untuk memastikan benjolan ini jinak. Adenoma juga bisa diangkat dengan operasi kecil.

7. Hamartoma

Hamartoma merupakan benjolan lembut, seperti jaringan payudara pada umumnya. Ini memang disebabkan pertumbuhan jaringan payudara yang tidak terorganisasi. Sebenarnya benjolan ini bisa terjadi di manapun, bahkan di paru-paru.

sumber : http://life.viva.co.id/

Itulah beberapa penyebab timbulnya benjolan di payudara yang tidak berbahaya.Namun berbahaya atau tidak alangkah lebih baik apabila anda segera melakukan konsultasi dan memeriksakan diri kepada dokter kanrena mencegah akan selalu lebih baik dari pada mengobati.

Selain dengan menghubungi dokter atau melakukan pengobatan secara medis anda juga bisa memiliki pengobatan alternatif sebagai cara mengobati benjolan di payudara yakni dengan mengkonsumsi ramuan obat tradisional.

Dan demikianlah informasi tentang benjolan di payudara yang tidak berbahaya ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda dan terima kasih banyak sudah menyimak artikel sederhana ini dan sampai jumpa.

~ Benjolan Payudara Yang Tidak Berbahaya ~

Post by : www.jellygamatluxor.biz

Copyright © All Rights Reserved · Green Hope Theme by Sivan & schiy · Proudly powered by WordPress

Obat hipertensi tradisional | Obat hipertensi alami | Obat ginjal herbal | Obat ginjal tradisional | Obat ginjal alami